Preloader

Bisnis Katering Pabrik, Rantangan, Kotak Nasi, Pesta & Pernikahan

Bisnis katering merupakan salah satu bisnis alternatif yang cukup menjanjikan jika digeluti secara serius.

Sayangnya, banyak pengusaha katering yang baru terjun ke bisnis katering namun masih menggunakan cara marketing yang kurang tepat.

Akhirnya kebanyakan dari pengusaha catering tersebut berhenti di tengah jalan atau bahkan gulung tikar, padahal modal yang telah dikeluarkan sudah cukup banyak.

Jenis bisnis katering apa saja yang bisa Anda pilih, dan bagaimana mengembangkan bisnis katering ini, akan saya ulas sedikit demi sedikit dalam beberapa postingan di blog saya.

1. Catering Makan Siang Kantor & Pabrik

2. Catering Rantangan Untuk Rumah

3. Nasi Kotak Kemasan Kardus

4. Catering Buka Puasa & Halal Bi Halal

5. Prasmanan Untuk Pesta, Pernikahan, & Acara Kantor

Bagaimana Memulai Bisnis Catering Kecil

Jika Anda suka memasak dan ingin memulai sebuah bisnis, lalu berpikir menggabungkan kedua hal tersebut, Anda bisa memulainya dengan membuka sebuah usaha katering kecil-kecilan.
Katering tidak selalu berarti menyediakan makan siang untuk 200 orang untuk acara kantor / perusahaan, atau makanan pembuka / prasmanan untuk 100 tamu pada perayaan ulang tahun.
Mulailah dengan melayani dalam jumlah kecil dengan makan malam untuk 12 orang, acara pesta untuk 50 orang, atau kopi dan makanan penutup untuk acara setelah panggung hiburan.
Setelah bisnis Anda berjalan untuk sementara waktu, kemudian putuskan untuk tetap melayani dengan jumlah kecil atau berkembang melayani dalam jumlah besar.

Langkah 1
Tuliskan apa saja yang Anda harus persiapkan untuk memulai usaha katering tersebut.
Persediaan / perlengkapan apa yang Anda miliki dan peralatan apa saja yang harus Anda beli.
Misalnya, piring dan peralatan memasak Anda saat ini mungkin tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk melayani pesanan dalam jumlah besar atau Anda mungkin harus membeli mesin pembeku yang cukup besar dan terpisah.
Anda juga harus menyiapkan peralatan untuk mengangkut makanan, menyajikan hidangan, lemari pendingin dan memikirkan cara untuk menjaga makanan tetap dalam kondisi baik / hangat.

Langkah 2
Menemukan pangsa pasar yang tepat dan banyak dicari, atau Anda merasa dapat unggul di pangsa pasar tersebut.
Sebagai jasa katering kecil Anda mungkin tidak memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan makan malam pernikahan untuk 100 / lebih tamu, tapi sementara Anda bisa mencoba melayani pesta pertunangan atau acara lain dalam jumlah terbatas.

Langkah 3
Menentukan menu katering untuk ditawarkan kepada calon pelanggan / konsumen.
Telitilah apa yang ditawarkan pesaing Anda.
Periksa dan lihat kedai makanan / restoran lokal mana saja yang juga menawarkan jasa katering.
Tentukan menu berdasar pada spesialisasi Anda dan pangsa pasar mana yang Anda ingin sasar.
sehingga Harga yang Anda tawarkan tetap kompetitif tetapi tetap memberikan keuntungan.
Harga dapat ditentukan dari tantangan dan lokasi di mana Anda tinggal,
waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan hidangan,
biaya bahan dan rencana besaran keuntungan yang Anda ingin capai.

Langkah 4
Cari vendor.
"Catering lebih dari sekedar memasak," begitu kata salah satu pengusaha sukses di bidang jasa katering, dalam bukunya, "Bagaimana Memulai Bisnis Jasa Catering Rumahan."
Seringkali katering diharapkan dapat menyediakan peralatan dalam jumlah banyak --bahkan meja dan kursi di beberapa events-- serta makanan.
Cobalah teliti pemasok / supplier bahan dan jasa persewaan / rental peralatan yang mampu menyediakan peralatan yang Anda butuhkan di daerah Anda dari waktu ke waktu untuk saling bekerjasama.

Langkah 5
Mengembangkan rencana bisnis yang mencakup investasi tambahan yang Anda butuhkan untuk memulai selama tiga sampai enam bulan dari pendapatan.

Langkah 6: Mendapatkan izin yang diperlukan.
Anda akan memerlukan izin usaha dari pemerintah dan mungkin dari kota dan daerah di mana Anda tinggal.
departemen kesehatan pada tingkat Daerah atau pusat akan memeriksa dapur Anda untuk memastikan keselamatan kerja dan untuk melihat apakah dapur Anda telah memenuhi standard kesehatan.
Namun, Banyak dapur katering rumahan tidak memerlukannya.
Buatlah rencana untuk meng-upgrade dapur Anda atau menemukan dapur yang telah lulus inspeksi.
Sebuah restoran yang beroperasi hanya untuk makan malam saja memungkinkan untuk dapat Anda sewa untuk menggunakan dapur tersebut di luar jam kerja.
Sebuah lisensi makanan kemungkinan besar akan diperlukan.
Kamar Dagang lokal atau Business Development Center Kecil dapat membantu Anda mencari tahu lisensi apa saja yang mungkin Anda perlukan.

Langkah 7 Mengembangkan program pemasaran untuk menjangkau klien potensial Anda.
kartu nama dan brosur. Membuat beberapa hidangan Anda dan mengambil foto untuk brosur dan website Anda.
Meskipun awalnya Anda berencana mengembangkan bisnis katering kecil, namun, sadarilah bahwa kini semakin banyak orang menggunakan internet untuk melakukan perbandingan ketika berbelanja.
Sebuah lembaga survey terkemuka mengatakan bahwa 74 persen hingga 80 persen dari orang antara usia 29 hingga 69 tahun menggunakan internet untuk penelitian produk.
Jika Anda tidak memiliki website atau blog, mereka tidak akan menemukan Anda.

Tips
Selalu berpakaian secara profesional dan jangan menggunakan pakaian dengan noda makanan.
Saat bekerja usahakan selalu membawa baju ekstra atau apron.
Fokus pada menawarkan menu makanan terbatas yang luar biasa daripada menawarkan banyak pilihan masakan.
Tentu saja, jika ada pelanggan yang memiliki permintaan khusus cobalah untuk menghormati permintaan itu.

PERINGATAN
Panggillah agen asuransi Anda.
Karena Anda akan menggunakan rumah Anda sebagai tempat usaha dan mobil Anda untuk bisnis, asuransi Anda mungkin berubah.
Periksa untuk melihat apakah Anda perlu cakupan kewajiban untuk kecelakaan dan jika seseorang jatuh sakit, atau berpikir mereka jatuh sakit karena makanan Anda.